Info Tentang Pembalut AVAIL FC-BIO Sanitary Pad

05.48 |


Setiap wanita usia subur yang siap melakukan sistem reproduksi pasti akan mengalami menstruasi/haid setiap bulan. Menstruasi (haid) adalah proses alami yang dialami tubuh wanita dalam mempersiapkan diri untuk kegiatan produktifitas selanjutnya.
Pada saat menstruasi sebagian besar wanita mengalami permasalahan atau ketidaknyamanan fisik yang antara lain berupa sakit pada sendi-sendi tubuh, gatal-gatal pada mahkota wanita, pusing, mual, nyeri/sakit pinggang, dan kadangkala mengalami pula siklus menstruasi yang tidak teratur.
Banyak pula diantara kaum wanita yang sering kali mengalami masalah pada mahkotanya yaitu : keputihan, kekuningan, bau tak sedap, gatal-gatal, gerah, infeksi vagina, infeksi kandung kemih, yang tanpa disadari kesemua masalah tersebut dapat mempengaruhi kesuburan wanita/infertilitas.
Mahkota wanita adalah faktor penentu keharmonisan rumah tangga, namun banyak di antara wanita yang melupakannya. Saat ini wanita lebih mementingkan perawatan wajah & penampilan luar daripada perawatan mahkota wanitanya. Jika seorang wanita sejak usia 20 tahun terjangkit infeksi vagina, maka sedikitnya 6 tahun waktu hidupnya akan dihabiskan hanya untuk proses pengobatan dan perawatan infeksinya.
Permasalahan wanita pada saat ini pun berkembang semakin memprihatinkan yaitu seringkali terkena penyakit yang sangat ganas yaitu kanker rahim, kanker serviks/leher rahim, kanker payudara, myom, dan kista – sehingga akibat penyakit tersebut, tak sedikit wanita yang masih dalam usia subur bahkan relatif muda usia, harus menjalani operasi angkat rahim sehingga tidak dapat dapat memperoleh keturunan.
Berdasarkan data dari Yayasan Kanker Indonesia, saat ini penyakit kanker leher rahim / kanker serviks menyebabkan korban meninggal sedikitnya 200.000 wanita per tahun.
Dokter Djemi, SpOG dalam seminar “Deteksi Dini Kanker Rahim dan Payudara pada Wanita” di Palu, bulan Maret 2007 menyatakan bahwa sebanyak 52 juta dari sekitar 115 juta wanita Indonesia beresiko terkena kanker serviks karena berbagai alasan, salah satu penyebabnya yaitu infeksi vagina berkepanjangan yang disebabkan oleh pemakaian pembalut yang tidak berkualitas.
Kebanyakan produsen pembalut wanita menggunakan bahan baku kertas, kardus bekas, serbuk kayu/pulp serta bahan-bahan kimia yang berbahaya dalam proses daur ulang, penghilang bau, pemutihan, dsb – sehingga menghasilkan zat dioxin yaitu zat kimia berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit yang berkaitan dengan sistem reproduksi wanita.
Apakah Zat Dioxin itu ?
Dioxin adalah sebuah hasil sampingan dari proses bleaching/pemutihan yang antara lain digunakan pada pabrik kertas, termasuk pabrik pembalut wanita, tissue, sanitary pad, bahkan diaper untuk anak-anak.
Dari hasil penelitian di Amerika (http://www.mum.org/hr890.htm/) : zat dioxin & serat sintetis yang ada di pembalut wanita & produk yang mirip lainnya beresiko tinggi terhadap kesehatan wanita termasuk resiko yang berhubungan dengan kanker serviks, endometriosis, infertilitas, kanker ovarium, kanker payudara, dll.
BAHAN BAKU PEMBALUT BIASA
Pembalut wanita adalah produk sekali pakai. Karena itulah para produsen mendaur ulang bahan baku kertas bekas dan pulp/serbuk kayu – menjadikannya bahan dasar untuk menghemat biaya produksi. Dalam proses daur ulang tersebut banyak zat kimia digunakan untuk proses pemutihan, penghilang bau, juga untuk proses sterilisasi kuman-kuman pada bahan baku tersebut. Namun proses tersebut justru menimbulkan zat dioxin yang sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama kesehatan reproduksi wanita.
Apakah Anda Berani Mengambil Resiko Yang Begitu Besar disebabkan pemakaian Pembalut Yang tidak Berkualitas ?
• Bau tidak sedap akibat keputihan, kekuningan sehingga mengganggu suasana sekitar anda
• Kesuburan terganggu sehingga anda sulit mendapatkan keturunan
• Resiko terkena myom, kista, bahkan dalam jangka panjang – kanker serviks, kanker payudara, dll
• Keharmonisan rumah tangga terganggu akibat permasalahan mahkota wanita
• Pernahkah kita terpikir saat usia tua terkena resiko kanker dll hanya karena tidak peduli pada kesehatan mahkota wanita kita ?
Kini kami hadir memberikan solusi untuk Anda !
AVAIL FC – BIO SANITARY PAD
Pembalut wanita yang diproduksi dengan memakai : Bio Teknologi, berbahan baku kapas, berkualitas tinggi dengan daya serap yang kuat tidak mudah tembus, mengandung 17 macam herbal alami yang berkhasiat tinggi & telah terbukti berhasil mengatasi permasalahan wanita seperti nyeri haid, keputihan, kekuningan, bau tak sedap, gatal-gatal, haid tidak teratur, dll.
Produk ini telah diuji di Singapore oleh Health Sciences Authority (No. Lab.PH-2004-01699-001)
menyatakan produk FC – BIO SANITARY PAD tidak mengandung racun di dalamnya.
Telah diuji di Malaysia oleh Chem Vi Laboraty Sdn.Bhd, Malaysia (Ruj. LS/0704/7788/1)
menyatakan produk FC – BIO SANITARY PAD tidak mengandung plumbum, arsenic, tembaga, timah, E.Colli Salmonella, dan Stafilokokus (bakteri yang menghasilkan nanah).
Kini, AVAIL Bio Sanitary Pad telah mendapat pengakuan resmi dari DEPKES RI sejak November 2008 !
Kelebihan Pembalut AVAIL FC – BIO SANITARY PAD
1. 100% terbuat dari kapas
2. Berkualitas tinggi, daya serap yang kuat – tidak mudah tembus
3. Tidak mengandung zat pemutih
4. Tidak mengandung zat dioxin yang dapat menyebabkan myom, kista, kanker rahim, kanker payudara, infertilitas, dll.
5. Antiseptik
6. Membasmi kuman
7. Mengandung 17 macam herbal alami yang berfungsi mengatasi berbagai permasalahan mahkota wanita seperti : Mai Fang Stone, Peppermint, Ming Fang, Bin Pion, Kuai Mu You, dan sebagainya.
Penggunaan AVAIL FC – BIO SANITARY PAD
• Pantiliner ( @ 20 lembar/bungkus) : digunakan harian, saat tidak menstruasi.
• Pembalut Day Use ( @ 10 lembar/bungkus) : digunakan siang hari ketika sedang menstruasi.
• Pembalut Night Use ( @ 10 lembar/bungkus) : digunakan malam hari ketika sedang menstruasi, atau digunakan wanita yang habis bersalin – sangat baik untuk membantu menyembuhkan luka jahitan, merapatkan rahim & membersihkan sisa-sisa darah habis bersalin dalam rahim.
• Ketiga jenis di atas mempunyai fungsi/khasiat herbal yang sama – hanya ukurannya saja yang berbeda.
Tertarik berlangganan AVAIL tiap bulan ?
Hubungi saya ! :)
Catatan :
1. Bagi wanita yang mempunyai masalah kewanitaan/penyakit, dianjurkan untuk berganti pembalut/pantiliner tiap 3 jam sekali.
Apabila saat memakai AVAIL FC – BIO SANITARY PAD terasa panas & gatal-gatal – merupakan salah satu indikasi wanita yang bermasalah dengan mahkotanya (dianjurkan terus memakai selama 7 hari – diganti setiap 3 jam sekali)
2. Bila selama 7 hari tidak berkurang, dianjurkan menghubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
3. Wanita hamil tidak disarankan memakai AVAIL FC – BIO SANITARY PAD.
Read More

Karyaku

05.39 |

Souvenir Wisuda :D


Kemasan Produk




Read More

Kenakalan Remaja

05.40 |


Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transis.

Definisi kenakalan remaja menurut para ahli

  • Kartono, ilmuwan sosiologi “Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang”.
  • Santrock “Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal.”

Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti?

Masalah kenakalan mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal (juvenile court) pada 1899 di Illinois, Amerika Serikat.

Jenis-jenis kenakalan remaja

Perilaku ‘nakal’ remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal).
Faktor internal:
  1. Krisis identitas: Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.
  2. Kontrol diri yang lemah: Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku ‘nakal’. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.
Faktor eksternal:
  1. Keluarga dan Perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja.
  2. Teman sebaya yang kurang baik
  3. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.

Hal-hal yang bisa dilakukan/ cara mengatasi kenakalan remaja:

  1. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini.
  2. Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya untuk melakukan point pertama.
  3. Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja.
  4. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.
  5. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.
Artikel dari anneahira.com.



 
Read More

Sebuah Pencarian Jati Diri yang Sesungguhnya

22.13 |

Adaikan dunia ini adalah sebuah lautan, maka akan aku selami hingga kudapatkan sebuah mutiara diri dan kehidupan

Thursday, September 15, 2011

Nak Jangan Nakal Ya..

Nak, Jangan Nakal ya..
Anak saya nakal sekali...
Hati-hati di Sekolah.. jangan Nakal..
dst..

Mungkin ucapan-ucapan itu terasa wajar dan sering diucapkan oleh orang tua kepada anaknya terutama saat anak-anaknya berperilaku tidak sesuai dengan harapan dan kewajaran.
Namun pernahkan kita berfikir dan mendalami tentang efek / akibat dari ucapan tersebut?
Nakal?
Bandel?
Kalau diartikan adalah sebagai perilaku yang tidak sesuai dengan norma atau aturan yang ada, kecenderungan terhadap perilaku negatif.
Pada saat anak-anak mendengarkan kata-kata tersebut, apalagi sering, yang akan diingat adalah kata-kata Nakal, sehingga itu akan mempengaruhi terhadap emosi dan juga kejiwaannya. Dia hanya akan mengingat "Nakal" dan bukan tidak mungkin anak tersebut akan menanyakan apakah nakal itu? Makanan Apakah nakal itu?? dan akhirnya bukan tidak mungkin dia pun akhirnya akan mencoba melakukan kenakalan dan kenakalan. Dan boleh jadi kemungkinan hal itu menjadi dasar kenapa perilaku remaja saat ini penuh dengan dinamika dan kenakalan.

Alangkah lebih baik jikalau kita bisa mengubah kata-kata kita terhadap anak-anak kita seperti :
Tolong bersikap yang baik ya nak..
Boleh Bersikap sewajarnya..
dll.
Sebuah kata positif yang bertujuan sama dengan kata-kata sebelumnya. Namun tahukah di balik kata-kata tersebut pengaruhnya terhadap cara berfikir dan bertindak seorang anak??
Dia akan selalu bersikap positif dan mencari tahu apakah hal-hal yang baik dan wajar itu saat dia dewasa. Seorang anak akan semakin percaya diri karena sudah dipercaya oleh orang-orang sekitarnya bahwa dia sudah berperilaku baik.

Saya setidaknya sudah membuktikan hal ini. Anak saya yang pertama di sekolah tidak pernah dikenalkan dengan kata-kata Nakal dan Bandel. Namun pada saat ada kejadian yang janggal ada seseorang yang mengatakan bahwa anak saya ini nakal. Apa yang terjadi??

Di kemudian hari, anak saya menjadi pemalu, lebih sulit diatur dan juga bersikap tidak wajar dengan sering mencari perhatian, lebih sering berkata tidak jujur dan sikap-sikap lainnya yang berbeda dari sebelumnya.
Hal ini akhirnya memicu kami untuk lebih memperhatikan dan memberikan pengertian yang lebih agar dia kembali bisa mendapatkan kepercayaan dirinya lagi, dan itu memerlukan waktu yang lama dan harus ada ketelatenan.

Mungkin itu hanya satu kata "Nakal" bagaimana dengan kata-kata lainnya??
Setidaknya mulai saat ini mulailah kita sebagai orang tua memulai untuk menghargai anak dengan selalu memberikan kata-kata positif.
Percayalah.. ini akan sangat berpengaruh terhadap anak-anak kita kedepannya.

Friday, June 24, 2011

Aku Kembali

Saatnya untuk kembali..
Kembali untuk menata diri..
Menata Hati untuk mengabdi..

Menata Jiwa agar berjaya
Berjaya di dunia
Dan juga kelak di Alam Jaga.

Kembali.. Kembali.. Untuk Berbagi..
// posted by Imam Fathurachman @ 8:59 PM 1 Comments
Read More

Masalah-Masalah pada Masa Remaja

22.10 |

Fase remaja merupakan masa perkembangan individu yang sangat penting. Harold Alberty (1957) mengemukakan bahwa masa remaja merupakan suatu periode dalam perkembangan yang dijalani seseorang yang terbentang sejak berakhirnya masa kanak-kanak sampai dengan awal masa dewasa. Conger berpendapat bahwa masa remaja merupakan masa yang amat kritis yang mungkin dapat erupakan the best of time and the worst of time.
Kita menemukan berbagai tafsiran dari para ahli tentang masa remaja :
  • Freud menafsirkan masa remaja sebagai suatu masa mencari hidup seksual yang mempunyai bentuk yang definitif.Charlotte Buhler menafsirkan masa remaja sebagai masa kebutuhan isi-mengisi.Spranger memberikan tafsiran masa remaja sebagai masa pertumbuhan dengan perubahan struktur kejiwaan yang fundamental.
  • Hofmann menafsirkan masa remaja sebagai suatu masa pembentukan sikap-sikap terhadap segala sesuatu yang dialami individu.
  • G. Stanley Hall menafsirkan masa remaja sebagai masa storm and drang (badai dan topan).
Para ahli umumnya sepakat bahwa rentangan masa remaja berlangsung dari usia 11-13 tahun sampai dengan 18-20 th (Abin Syamsuddin, 2003). Pada rentangan periode ini terdapat beberapa indikator perbedaan yang signifikan, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Oleh karena itu, para ahli mengklasikasikan masa remaja ini ke dalam dua bagian yaitu: (1) remaja awal (11-13 th s.d. 14-15 th); dan (2) remaja akhir (14-16 th s.d.18-20 th).
Masa remaja ditandai dengan adanya berbagai perubahan, baik secara fisik maupun psikis, yang mungkin saja dapat menimbulkan problema atau masalah tertentu bagi si remaja. pabila tidak disertai dengan upaya pemahaman diri dan pengarahan diri secara tepat, bahkan dapat menjurus pada berbagai tindakan kenakalan remaja dan kriminal. Permasalahan yang mungkin timbul pada masa remaja diantaranya :
Problema berkaitan dengan perkembangan fisik dan motorik.
Pada masa remaja ditandai dengan adanya pertumbuhan fisik yang cepat. Keadaan fisik pada masa remaja dipandang sebagai suatu hal yang penting, namun ketika keadaan fisik tidak sesuai dengan harapannya (ketidaksesuaian antara body image dengan self picture) dapat menimbulkan rasa tidak puas dan kurang percaya diri. Begitu juga, perkembangan fisik yang tidak proporsional. Kematangan organ reproduksi pada masa remaja membutuhkan upaya pemuasan dan jika tidak terbimbing oleh norma-norma dapat menjurus pada penyimpangan perilaku seksual.
Problema berkaitan dengan perkembangan kognitif dan bahasa.
Pada masa remaja awal ditandai dengan perkembangan kemampuan intelektual yang pesat. Namun ketika, si remaja tidak mendapatkan kesempatan pengembangan kemampuan intelektual, terutama melalui pendidikan di sekolah, maka boleh jadi potensi intelektualnya tidak akan berkembang optimal. Begitu juga masa remaja, terutama remaja awal merupakan masa terbaik untuk mengenal dan mendalami bahasa asing. Namun dikarenakan keterbatasan kesempatan dan sarana dan pra sarana, menyebabkan si remaja kesulitan untuk menguasai bahasa asing. Tidak bisa dipungkiri, dalam era globalisasi sekarang ini, penguasaan bahasa asing merupakan hal yang penting untuk menunjang kesuksesan hidup dan karier seseorang. Namun dengan adanya hambatan dalam pengembangan ketidakmampuan berbahasa asing tentunya akan sedikit-banyak berpengaruh terhadap kesuksesan hidup dan kariernya. Terhambatnya perkembangan kognitif dan bahasa dapat berakibat pula pada aspek emosional, sosial, dan aspek-aspek perilaku dan kepribadian lainnya.
Problema berkaitan dengan perkembangan perilaku sosial, moralitas dan keagamaan.
Masa remaja disebut pula sebagai masa social hunger (kehausan sosial), yang ditandai dengan adanya keinginan untuk bergaul dan diterima di lingkungan kelompok sebayanya (peer group). Penolakan dari peer group dapat menimbulkan frustrasi dan menjadikan dia sebagai isolated dan merasa rendah diri. Namun sebaliknya apabila remaja dapat diterima oleh rekan sebayanya dan bahkan menjadi idola tentunya ia akan merasa bangga dan memiliki kehormatan dalam dirinya. Problema perilaku sosial remaja tidak hanya terjadi dengan kelompok sebayanya, namun juga dapat terjadi dengan orang tua dan dewasa lainnya, termasuk dengan guru di sekolah. Hal ini disebabkan pada masa remaja, khususnya remaja awal akan ditandai adanya keinginan yang ambivalen, di satu sisi adanya keinginan untuk melepaskan ketergantungan dan dapat menentukan pilihannya sendiri, namun di sisi lain dia masih membutuhkan orang tua, terutama secara ekonomis. Sejalan dengan pertumbuhan organ reproduksi, hubungan sosial yang dikembangkan pada masa remaja ditandai pula dengan adanya keinginan untuk menjalin hubungan khusus dengan lain jenis dan jika tidak terbimbing dapat menjurus tindakan penyimpangan perilaku sosial dan perilaku seksual. Pada masa remaja juga ditandai dengan adanya keinginan untuk mencoba-coba dan menguji kemapanan norma yang ada, jika tidak terbimbing, mungkin saja akan berkembang menjadi konflik nilai dalam dirinya maupun dengan lingkungannya.
Problema berkaitan dengan perkembangan kepribadian, dan emosional.
Masa remaja disebut juga masa untuk menemukan identitas diri (self identity). Usaha pencarian identitas pun, banyak dilakukan dengan menunjukkan perilaku coba-coba, perilaku imitasi atau identifikasi. Ketika remaja gagal menemukan identitas dirinya, dia akan mengalami krisis identitas atau identity confusion, sehingga mungkin saja akan terbentuk sistem kepribadian yang bukan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Reaksi-reaksi dan ekspresi emosional yang masih labil dan belum terkendali pada masa remaja dapat berdampak pada kehidupan pribadi maupun sosialnya. Dia menjadi sering merasa tertekan dan bermuram durja atau justru dia menjadi orang yang berperilaku agresif. Pertengkaran dan perkelahian seringkali terjadi akibat dari ketidakstabilan emosinya.
Selain yang telah dipaparkan di atas, tentunya masih banyak problema keremajaan lainnya. Timbulnya problema remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Agar remaja dapat terhindar dari berbagai kesulitan dan problema kiranya diperlukan kearifan dari semua pihak.
Read More

Mengatasi Kulit Kusam

22.07 |

Alami kulit kusam ? ataukah anda mengalami saat bangun tidur, mata Anda tampak sembab dan kulit terlihat kusam? Itu artinya Anda kurang tidur. Perlu diketahui, selain asupan nutrisi dari dalam dan luar tubuh, kualitas tidur juga bisa mempengaruhi kondisi kesehatan dan keindahan kulit kita.

Berikut 5 tips yang bisa diikuti untuk mendapatkan kulit yang tetap terlihat indah saat bangun tidur.

1. Disiplin
Kalau Anda terbiasa tidur pada pukul 22.00 dan bangun pada pukul 05.00, usahakanlah agar jam tidur tersebut tak berubah. Tidak perlu mengganti jam tidur yang kurang pada saat akhir pekan.

2. Aromaterapi
Menginjak usia pertengahan, susah tidur adalah hal yang wajar. Coba semprotkan atau nyalakan lilin beraroma lavender, yang memiliki aroma sangat menenangkan dan bisa mengatasi insomnia.

3. Krim malam
Jangan malas untuk mengaplikasikan krim malam sesaat sebelum beranjak ke tempat tidur. Kulit yang terasa kering, bisa membuat tidur Anda kurang nyaman. Cobalah Oriflame Lift Expert Ultra-Firming Night Cream. Krim yang menggunakan teknologi Bio Spring ini memiliki tekstur lembut, serta mampu membantu mengencangkan serta menyehatkan kulit.

4. Menu makan
Sering merasa lapar saat malam hari? Pilihlah makanan kaya karbohidrat, seperti roti bakar atau crackers. Makanan sejenis ini dipercaya memiliki kandungan serotonin yang bisa membantu Anda semakin rileks. Hindari mengonsumsi makanan berat, setidaknya 2 jam sebelum tidur.

5. Kamar yang nyaman
Buat kamar tidur Anda senyaman mungkin. Usahakan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun selain tidur di kamar tersebut.

Read More

Cara Memutihkan Kulit Wajah Secara Alami

22.06 |

Cara Memutihkan Kulit Wajah Secara Alami. Banyak perempuan yang mendambakan kulit yang putih. Baik itu kulit wajah, kulit lengan tangan, kulit kaki dan bahkan ketiak pun ingin tampak putih. Bukan apa-apa, kulit yang putih memang membuat kita lebih cocok mengenakan pakaian warna apa saja (meskipun yang berkulit gelap pun bisa memilih warna apa saja asal cukup pede).
Selain itu, kulit yang putih konon bisa membuat orang lain melupakan kekurangan Anda yang lain. Adapun cara memutihkan kulit sangat berfariasi sekali. Namun pada catatan ini si boy akan berbagi tips cara memutihkan kulit wajah secara alami yang patut Anda praktekkan di rumah.
Anda yang berkulit gelap, sebenarnya juga bisa mendapatkan kulit wajah yang lebih cerah, bersih, dan sehat, meskipun tak lantas menjadi putih. Sedangkan untuk Anda yang sudah berkulit putih atau kuning langsat namun tak sempat merawat wajah karena kesibukan, ada cara yang mudah untuk mencerahkan kulit wajah Anda secara alami.
Dan berikut adalah beberapa cara alami memutihkan kulit wajah.

Chamomile.
Chamomile memang biasa dijadikan teh. Namun bunga ini bisa berfungsi sebagai bahan alami untuk mencerahkan kulit wajah. Chamomile juga memiliki banyak kandungan untuk mengatasi mata yang bengkak. Anda hanya perlu mencelupkan kantong teh ke dalam air panas, dan biarkan sampai dingin. Kemudian, tempelkan kantong teh pada mata. Lakukan hal ini selama dua minggu untuk melihat hasilnya.
Teh semanggi merah.
Detoksifikasi penting untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Minum secangkir teh merah setiap hari akan membantu membersihkan senyawa-senyawa berbahaya yang menetap di dalam tubuh. Teh merah juga akan meningkatkan rona pada wajah. Coba juga cara lama yang diperkenalkan ibu kita, yaitu mendiamkan teh semalaman, lalu gunakan untuk membasuh wajah pada pagi harinya.
Susu.
Anda pasti sudah mendengar tentang manfaat mandi susu. Tetapi bila mandi susu dirasa terlalu repot, cukup gunakan susu untuk membasuh muka. Susu memiliki banyak bahan yang dapat mengurangi bintik-bintik hitam pada wajah, dan meningkatkan warna kulit dengan cara yang sempurna. Tuang beberapa tetes susu pada kain pencuci muka, lalu gunakan kain tersebut untuk menggosok wajah dengan lembut. Susu akan menghilangkan sel-sel kulit mati yang menutup wajah, dan memberikan warna yang baru.
Minyak alpukat.
Banyak perempuan yang malas membersihkan wajah sebelum tidur, karena merasa sudah begitu lelah. Nah, minyak alpukat dapat membantu Anda yang tak sempat mencuci muka sebelum tidur. Minyak alpukat ini secara efektif membantu menghilangkan sisa-sisa riasan wajah. Setelah menghapus sisa make-up, gunakan tisu untuk menyerap kelebihan minyak yang tertinggal di wajah.
Jeruk nipis dan putih telur.
Putih telur sering disebut mampu mengencangkan kulit wajah. Untuk memperbaiki warna kulit, campurkan perasan jeruk nipis dengan putih telur. Gunakan bahan ini sebagai masker wajah. Oleskan masker jeruk dan putih telur ini ke wajah, lalu biarkan mengering sendiri. Setelah 5 – 10 menit, basuh muka Anda dengan air dingin. Hasilnya bisa Anda lihat setelah rutin melakukan hal ini paling tidak seminggu.
Silakan Anda praktekkan tips cara memutihkan kulit wajah secara alami seperti penjelasan di atas secara rutin dan teratur.
Insya Allah dengan batas waktu yang ditentukan, Anda akan melihat hasilnya. Dan semoga tips-tips diatas cocok bagi Anda untuk memutihkan kulit wajah Anda secara alami. Selamat mencoba.
Sumber: Female Kompas
Read More